Demi Keselamatan, PT KAI Berinvestasi Miliaran Rupiah

Demi Keselamatan, PT KAI Berinvestasi Miliaran Rupiah Interior Kereta Penolong yang berfungsi sebagai Instalasi Gawat Darurat (IGD). (pindainews/ISTIMEWA)
PINDAINEWS, Bandung -- Demi meningkatkan pelayanan, yang satu di antaranya, berkaitan dengan keselamatan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melakukan berbagai langkah. Inovasi terbaru, merilis Kereta Penolong, yang rangkaiannya terdiri atas untuk evakuasi sarana KA dan penumpang termasuk kru kereta.

Direktur Utama PT KAI (Persero), Edi Sukmoro, mengemukakan, pihaknya memproduksi kereta penolong terbaru itu agar proses evakuasi lebih cepat. Selain itu, ujarnya, proses evakuasi pun tidak hanya fokus pada penanganan gangguan perjalanan kereta api, tetapi juga para korban, yang sejatinya, pihaknya sangat tidak mengharapkan terjadinya kecelakaan atau gangguan perjalanan.

Kereta Penolong ini, ungkap Edi, proses produksinya berlangsung di Yogyakarta, yaitu Balai Yasa. "Proses produksinya berlangsung sejak Juli 2018 dan menjalani uji statis, dinamis, hingga kelaikan untuk beroperasi pada November 2018. Kebutuhan dana untuk memproduksi Kereta Penolong ini pun cukup besar, sekitar Rp 6 miliar," tandas Edi, usai Launching Kereta Penolong di Stasiun Bandung, Jumat (15/3/2019).

Edi menjelaskan, Kereta Penolong terbaru ini tidak perlu lokomotif, karena memiliki tenaga penggerak. Itu karena, jelasnya, kereta ini menggunakan metode alih fungsi, yang semula KRD (kereta rel disel). Hal ini, tambahnya, membuat waktu tempuh mencapai lokasi kejadian lebih efisien. 

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar

Tidak Ada Komentar.