Ini Upaya PLN Lestarikan Satwa Lindung

Ini Upaya PLN Lestarikan Satwa Lindung Okan yang dilepasliarkan PT PLN UIP JBT I di Blok Dewata, Cagar Alam Gunung Tilu, Ciwidey, Bandung. (pindainews/ISTIMEWA)
PINDAINEWS, Bandung -- Berbicara tentang upaya pelestarian lingkungan, bukan hanya soal lahan, semisal penanaman pohon, aliran sungai, dan lainnya, melainkan juga, bagaimana menjaga kelestarian satwa yang dilindungi. Ternyata, PT PLN (Persero) punya komitmen besar berkaitan dengan pelestarian alam.

Buktinya, pada Kamis (15/3/2019), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkit Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) I menyerahkan tiga ekor satwa berjenis primata, yaitu seekor Surili bernama Okan (bersumber pada “Cisokan”) yang dulu ditemukan di sekitar kawasan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage, dan 2 ekor Owa Jawa bernama Dona dan Doni kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar. 

Disaksikan Kepala BBKSDA Jawa Barat Amry Nurwati, PT PLN (Persero) UIP JBT I yang diwakili Pejabat K3L PLN UPP Kit JBT 1, Aditya Alif Pradana, lalu Kepala Staff Pemeliharaan Satwa The Aspinal Foundation, Sigit Ibrahim, dan PT Cakra Perkebunan Teh Dewata selaku tuan rumah kegiatan lepas liar, satwa-satwa itu dilepasliarkan ke alam bebas, Adalah Blok Dewata, Cagar Alam Gunung Tilu, Ciwidey, Kabupaten Bandung yang menjadi titik pelepasliaran ketiga satwa primata itu. 

Asep Irman, Manager Pertanahan PT PLN (Persero) UIP JBT I, dalam keterangan resminya, mengemukakan, Okan adalah hewan langka primata Jawa berjenis Surili yang pada 2018 ditemukan warga di kawasan proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage 4x260 MW. Saat itu, lanjutnya, warga sempat memelihara Okan.

"Namun, pada akhirnya, warga menyerahkannya kepada kami karena warga sadar bahwa memelihara primata sebagai satwa peliharaan merupakan perilaku yang keliru," tandas Asep Irman. 

Sesuai komitmen PLN UIP JBT I yang tertuang dalam dokumen Biodiversity Management Plan (BMP), pada 17 Juli 2018, tegas Irman, pihaknya menyerahkan Okan kepada BKSDA Wilayah III sebagai langkah awal melindungi satwa yang berada di sekitar PLTA Upper Cisokan. Setelah pihaknya menyerahkannya kepada BKSDA Wilayah III Soreang, Okan kemudian dibawa ke Pusat Rehabilitasi.

"Penyerahan Okan kepada BKSDA Wilayah III merupakan perwujudan dan komitmen kami dalam menjaga pelestarian hewan dan lingkungan, khususnya satwa lindung di Jabar," tutup Irman..

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar

Tidak Ada Komentar.